Suboh – Kegiatan rutin MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Suboh kembali digelar dengan semangat kebersamaan, menghadirkan seluruh unsur pengurus PAC, MDS Rijalul Ansor, Kasatkoryon hingga Pimpinan Ranting se-Kecamatan Suboh. Lebih dari sekadar dzikir dan sholawat, agenda ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi organisasi untuk memperkuat soliditas kader di tingkat Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di kediaman Sahabat Beta Eko Cahyono, Desa Buduan Kecamatan Suboh, MDS Rijalul Ansor memulai agenda dengan pembacaan Dzikir Rotibul Haddad dan Sholawat Nariyah. Amaliyah rutin ini menjadi dzikir bagi kader Ansor untuk menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah antar anggota.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Suboh dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dan loyalitas kader dalam menjalankan setiap aktivitas organisasi.
“Berada di Ansor NU ini merupakan pilihan bagi kita. Maka konsekuensinya adalah pengabdian. Mari apa yang kita lakukan untuk Ansor, kita niatkan Ikhlas / merawat wasiat perjuangan muassis Nahdlatul Ulama serta menghidupkan kegiatan Ansor secara istiqomah,” tegasnya.
Selain itu, Ketua PAC menyampaikan beberapa poin penting terkait program dan administrasi organisasi. Pertama, ia menyoroti proses pengajuan SK yang masih terkendala karena persyaratan administratif, sehingga membutuhkan kekompakan seluruh pengurus yang sudah di bentuk oleh tim formatur untuk segera dituntaskan. Seperti KTA, Pakta Integritas dan lain sebagainya

Kedua, PAC berencana menyusun Kalender PAC GP Ansor Suboh di akhir tahun. Pengurus diminta menyiapkan seluruh dokumentasi dan materi yang diperlukan agar desain kalender dapat diselesaikan tepat waktu.

Ketiga, PAC mulai mempersiapkan agenda pra-Ramadhan, yaitu ziarah makam muassis NU di wilayah Kecamatan Suboh dan Wringin, Bondowoso. Persiapan teknis termasuk koordinasi pemberangkatan menjadi perhatian utama.
Kegiatan ditutup dengan doa sebagai penanda berakhirnya acara, sekaligus menjadi harapan agar seluruh program Ansor Suboh ke depan diberi kelancaran dan keberkahan. Di penghujung acara kegiatan ini ada momen makan bersama (nasi gulung) untuk lebih mengeratkan persaudaraan


