Situbondo — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Situbondo menggelar Konsolidasi Organisasi pada 7 Desember 2025 bertempat di Aula STKIP Situbondo. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah gerak organisasi menjelang masa khidmat 2025–2029. Forum ini mengangkat tema ”mengokohkan struktur, Mengoptimalkan kinerja organisasi”

Konsolidasi dipimpin oleh Sekretaris PC GP Ansor Situbondo, Imam Taufiqurrahman, dan dihadiri oleh unsur lengkap kepengurusan, mulai dari Pengurus PC GP Ansor, Satkorcab Banser, LBH Ansor Situbondo, MDS Rijalul Ansor, serta Ketua, Sekretaris, Bendahara, Kasat dan Wakasatkoryon Banser se-Situbondo.
Bahas Roadmap Organisasi 2025–2029
Dalam forum tersebut, Sekretaris PC GP Ansor memaparkan arah kebijakan gerakan yang akan menjadi pijakan organisasi selama empat tahun mendatang. Beberapa hal yang dibahas dalam forum ini meliputi:

1. Reorganisasi & Penguatan Struktur
Penataan ulang kelembagaan menjadi fokus awal. GP Ansor Situbondo menegaskan pentingnya pembenahan struktur, terutama di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting
Imam Taufiqurrahman mengungkapkan bahwa sebagian besar kepengurusan PAC telah melewati masa berlaku SK.
“Sebanyak 8 dari 9 SK PAC sudah habis masa berlakunya. Struktur kelembagaan ini adalah kunci organisasi. Karena itu, penataan harus dimulai dari kecamatan hingga tingkat desa. Sebagai organisasi yang taat aturan, tertib administrasi adalah kewajiban.”
Penguatan tiga matra — Ansor, Banser, dan MDS RA (termasuk LBH Ansor) — turut menjadi prioritas utama.
2. Kaderisasi: Menghidupkan Kembali Tradisi kaderisasi yang merupakan Pembentukan SDM Kader Ansor

Fawaid Aziz, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PC GP Ansor Situbondo, mengingatkan bahwa sejak pergantian kepemimpinan, kegiatan kaderisasi belum berjalan.
“Kaderisasi harus dihidupkan. Jangan pernah takut memulai, karena tidak ada kegiatan kaderisasi Gerakan Pemuda Ansor sejak saya menjadi ansor tahun 2012 yang akan gagal di tengah jalan. Organisasi kita besar, akan selalu mendapat bimbingan dari Allah dan para Muassis NU.” Terangnya
kaderisasi menekankan bahwa kader Ansor harus dibentuk menjadi pribadi yang mampu mengelola organisasi secara profesional, siap berdinamika serta berinovasi untuk kemajuan organisasi
3. Sinergi dan Kolaborasi
Konsolidasi organisasi ini juga turut membahas penguatan jejaring dan kerja sama sebagai strategi memperluas manfaat organisasi.
GP Ansor Situbondo akan memperkuat hubungan dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, salah satu hal yang akan segera dilakukan adalah sekolah paralegal dan kerjasama LBH Ansor Situbondo melalui Posbakum
Sekretaris PC GP Ansor menegaskan pentingnya membangun komunikasi berjenjang:
“PAC harus mulai menjalin komunikasi aktif dengan camat, dan Ranting GP Ansor dengan kepala desa. Sampaikan kepada kami agar bisa diteruskan ke para penasehat Ansor Situbondo yang salah satunya adalah bupati situbondo.”

4. Rencana Tindak Lanjut
Kegiatan ditutup dengan penyusunan langkah konkret. Wakil Sekretaris PC GP Ansor, Syaiful Bahri, menawarkan dan menyepakati rancangan jadwal pelaksanaan Konferancab di seluruh PAC. Penjadwalan ini penting dalam penataan struktur formal organisasi sebagai kesungguhan aksi.
Penguatan Ansor Cyber Troop Academy sebagai unit khusus pengembangan kapasitas digital kader dalam waktu dekat
Rencana membangun kemandirian ekonomi organisasi bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setelah agenda konferancab tuntas.
Konsolidasi Organisasi PC GP Ansor Situbondo ini menjadi momentum penting untuk memantapkan soliditas internal sekaligus memperluas ruang gerak organisasi. Dengan roadmap yang lebih terstruktur, GP Ansor Situbondo menargetkan gerakan yang lebih tertib, profesional, dan bermanfaat bagi kader dan masyarakat.


