Banyuputih – Mandataris Konferensi Anak Cabang ke-XI, Ketua PAC GP Ansor Banyuputih terpilih Sahabat Nurul Yakin, menggelar rapat konsolidasi internal Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser sebagai upaya memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan kader di wilayah Kecamatan Banyuputih.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin malam Selasa 8 Desember 2025, bertempat di salah satu Cafe Desa Sumberejo. Acara diawali dengan pembacaan tawassul kepada para muassis Nahdlatul Ulama, dilanjutkan dengan Rotibul Haddad serta dzikir Ya Jabbar Ya Qahhar. ini adalah rangkaian pembacaan rutin yang menjadi ciri khas kegiatan PAC GP Ansor Banyuputih.

Dalam arahannya, Nurul Yakin menjelaskan pentingnya satu persepsi dalam menjalankan peran Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon). “Banser berfungsi sebagai penggerak dan pengemban amanah program Gerakan Pemuda Ansor. Banser adalah benteng ulama yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin, ketahanan fisik dan mental, serta memiliki prinsip satu komando” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa baik Banser maupun Detasemen Wanita Banser (Denwatser) memiliki kedudukan dan tanggung jawab yang sama. “Banser adalah kader inti GP Ansor, demikian pula Denwatser. Mari satukan tekad di masa khidmah ini untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi tercinta,” pesannya.
Sekretaris PC GP Ansor Situbondo, Imam Taufiqurrahman, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan konsolidasi ini. “Momentum seperti ini sangat penting sebagai refleksi untuk menata kembali niat khidmah dan mempererat silaturahmi antarkader, serta menghidupkan kembali ruh-ruh perjuangan yang mungkin sempat melemah dalam hati banser” ujarnya.
Lebih lanjut, Imam menegaskan peran strategis Banser dalam tubuh organisasi. “Banser merupakan pelopor dan penggerak utama program-program Ansor. Hidup matinya GP Ansor sangat dipengaruhi oleh peran Banser di lapangan,” tambahnya.
Rapat internal ini menjadi langkah awal PAC GP Ansor Banyuputih dalam menyatukan langkah programatik pasca-Konferancab, sekaligus mempertegas pentingnya loyalitas, militansi, dan penguatan internal Banser di tingkat kecamatan.


