Pengajian Kitab Arba’in An-Nawawi Warnai MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Jangkar

JANGKAR – Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jangkar kembali menggelar kegiatan rutin pada Sabtu malam, 13 Desember 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Sahabat kadar Desa Palangan, Kecamatan Jangkar, dengan agenda utama pengajian Kitab Kuning Arba’in An-Nawawi.

Pelaksanaan kajian kitab ini merupakan tindak lanjut atas arahan dan rekomendasi Ketua PC MDS Rijalul Ansor Kabupaten Situbondo Lora Muhammad Nasrullah, yang mendorong agar MDS Rijalul Ansor ke depan tidak hanya menjadi forum spiritual, tetapi juga berkembang sebagai forum ilmiah kader Ansor. Salah satu upaya konkrit yang ditekankan adalah pelaksanaan kajian Kitab Kuning di seluruh PAC GP Ansor.

Ketua PC MDS Rijalul Ansor Situbondo memberikan apresiasi atas inisiatif PAC GP Ansor Jangkar dalam memulai kajian Kitab Kuning. Ia berharap kegiatan serupa dapat segera dilaksanakan oleh PAC GP Ansor lainnya di Kabupaten Situbondo.

“Terima kasih kepada PAC GP Ansor Jangkar yang telah memulai. Harapan kami, seluruh PAC GP Ansor se-Kabupaten Situbondo dapat segera menyusul. Meski dimulai secara perlahan, yang terpenting adalah istiqamah,” ujarnya.

“MDS Rijalul Ansor adalah Ghazwul fikr Ansor, pusat penguatan pemikiran dan keilmuan kader. Oleh karena itu, kajian Kitab Kuning di masa khidmad PC Ansor ini akan kami ikhtiarkan, untuk memperkuat pemahaman akidah dan ajaran ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah serta menanggapi beberapa pernyataan pernyataan yang ada di media sosial yang kerap sekali menjadi polemik dalam memahami masalah keagamaan” tambahnya.

Pada kesempatan ini, MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Jangkar secara resmi memulai kajian Kitab Kuning dengan memilih Kitab Arba’in An-Nawawi karya Imam An-Nawawi, yang berisi kumpulan hadis-hadis pokok dalam ajaran Islam. Kajian tersebut diampu langsung oleh Ketua MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Jangkar, Ustadz Mujib Ridwan, S.Pd.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus PAC GP Ansor Jangkar, perwakilan PC GP Ansor Situbondo, Ketua PC MDS Rijalul Ansor Situbondo, para ketua ranting se-Kecamatan Jangkar, serta anggota dan kader GP Ansor yang mengikuti kajian dengan penuh khidmat.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Jangkar dalam sambutannya mengutip sabda Rasulullah SAW:

“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan.”

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas keilmuan merupakan kebutuhan mendasar bagi kader GP Ansor agar mampu bersikap dewasa dan bijak dalam mengambil sikap maupun mengambil keputusan.

“Belajar merupakan proses perubahan perilaku menuju kedewasaan dalam bersikap dan menentukan sebuah keputusan,” imbuhnya.

Melalui kajian Kitab Arba’in An-Nawawi ini, PAC GP Ansor Jangkar juga berupaya meluruskan pemahaman keagamaan, khususnya terkait konsep kullu bid’atin dholalah yang kerap disalahpahami.

Dalam kajian tersebut dijelaskan pentingnya memahami perbedaan antara bid’ah hasanah dan bid’ah sayyi’ah, sehingga tidak terjadi kesimpulan keliru yang dapat menyesatkan. Ditekankan pula bahwa memahami ajaran Islam tidak dapat dilakukan secara setengah-setengah atau sepotong-sepotong. Pemahaman yang utuh, komprehensif, serta bersumber dari literatur keilmuan yang otoritatif menjadi kunci dalam menjaga tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah secara benar dan berkelanjutan.

Butuh update kegiatan & info resmi GP Ansor?
Yuk gabung Channel WhatsApp resmi Ansor Situbondo!
spot_imgspot_img

Subscribe

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini