PANARUKAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Panarukan, Kabupaten Situbondo, menyelenggarakan Pelantikan Pengurus dan Kaderisasi 3 Matra yang berlangsung di Kampung Randu, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Jumat (05/06/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Setia Mengawal Ulama, Kokoh Menjaga NKRI” sebagai spirit pengabdian kader dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjawab berbagai tantangan di tengah perkembangan zaman. Selain prosesi pelantikan pengurus, agenda kaderisasi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan ideologi kader Ansor.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Sekretaris Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur, Muhammad Yunus dan samsul Mashudi, jajaran PC GP Ansor Situbondo, perwakilan PAC GP Ansor se-Kabupaten Situbondo, unsur Forkopimka, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kader Ansor dan Banser dari berbagai desa di Kecamatan Panarukan.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Pengurus yang baru dilantik mengucapkan ikrar sebagai bentuk kesediaan mengemban amanah organisasi serta melanjutkan perjuangan GP Ansor dalam bidang kaderisasi, pelayanan umat, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Situbondo, Johantono, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan amanah organisasi yang harus dijalankan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran kader. Menurutnya, keberlangsungan GP Ansor sangat ditentukan oleh keseriusan dalam menyiapkan generasi penerus yang memiliki komitmen, kapasitas, dan semangat pengabdian.
“Kaderisasi adalah amanah organisasi dan menjadi tanggung jawab bersama untuk terus dilaksanakan. Organisasi ini harus tetap hidup, berkembang, dan mampu melahirkan kader-kader yang siap melanjutkan perjuangan para pendahulu. Karena itu, kaderisasi tidak boleh berhenti dan harus menjadi prioritas di setiap tingkatan kepengurusan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan proses kaderisasi sebagai sarana memperkuat militansi, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta memperkokoh loyalitas terhadap organisasi, ulama, dan bangsa. Menurutnya, kader yang lahir dari proses kaderisasi yang baik akan menjadi kekuatan utama GP Ansor dalam menghadapi berbagai tantangan zaman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


